Bapenda Lombok Timur Jemput Potensi Pajak Baru melalui Pendataan Lapangan di Ekas dan Sekaroh

administrator
5 Min Read

LOMBOK TIMUR — Upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur. Tidak hanya mengoptimalkan penerimaan dari objek pajak yang telah terdata, Bapenda juga secara aktif melakukan identifikasi dan pendataan terhadap potensi pajak daerah baru yang berkembang di tengah masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan Bapenda Lombok Timur melalui Bidang Pengawasan (Binwas) dengan melaksanakan kegiatan pendataan potensi pajak daerah secara langsung di lapangan, Senin (24/08/2026). Kegiatan menyasar wilayah Desa Ekas dan Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, sebagai bagian dari upaya memperluas dan memperbarui basis data potensi pajak daerah.

Pendataan lapangan menjadi salah satu langkah penting dalam pengelolaan pendapatan daerah. Melalui kegiatan ini, petugas tidak hanya mengumpulkan data administratif, tetapi juga melakukan pengamatan terhadap aktivitas dan objek usaha yang berpotensi menjadi sumber penerimaan pajak daerah.

Jemput Bola Menggali Potensi Pajak

Kegiatan pendataan dilakukan dengan pendekatan jemput bola, yakni turun langsung ke wilayah untuk melihat kondisi dan perkembangan objek pajak secara faktual. Pendekatan ini diperlukan karena dinamika kegiatan ekonomi masyarakat terus berkembang dan dapat melahirkan objek-objek pajak baru yang sebelumnya belum tercatat dalam basis data Bapenda.

Di Desa Ekas dan Desa Sekaroh, tim melakukan identifikasi terhadap potensi objek pajak serta mengumpulkan informasi yang diperlukan sebagai bahan pemutakhiran data. Hasil pendataan tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar bagi Bapenda dalam melakukan verifikasi, pemetaan potensi, serta menentukan langkah tindak lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan semakin lengkap dan akuratnya data, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai sebaran potensi pajak, perkembangan aktivitas ekonomi, serta ruang peningkatan penerimaan di masing-masing wilayah.

Memperluas Basis Data, Memperkuat PAD

Bagi Bapenda Lombok Timur, optimalisasi PAD tidak semata-mata dilakukan melalui peningkatan penagihan terhadap wajib pajak yang sudah ada. Salah satu aspek penting adalah memastikan bahwa potensi penerimaan yang tumbuh di masyarakat dapat teridentifikasi dan masuk dalam basis data perpajakan daerah secara tertib.

Karena itu, kegiatan pendataan potensi pajak baru menjadi bagian dari strategi untuk memperluas basis penerimaan daerah. Data yang diperoleh dari lapangan dapat digunakan untuk mencocokkan kondisi aktual dengan data yang telah dimiliki Bapenda, sehingga apabila terdapat perbedaan atau potensi yang belum tercatat, dapat dilakukan proses tindak lanjut sesuai ketentuan.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun pengelolaan pajak daerah yang semakin berbasis data, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi daerah.

Pengawasan sebagai Bagian dari Optimalisasi Penerimaan

Pelaksanaan kegiatan oleh Bidang Pengawasan (Binwas) menunjukkan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya berkaitan dengan memastikan kepatuhan atas kewajiban perpajakan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi sumber-sumber penerimaan baru bagi daerah.

Dengan turun langsung ke lapangan, Bapenda dapat memperoleh informasi yang lebih aktual mengenai kondisi objek dan aktivitas ekonomi di wilayah. Informasi tersebut menjadi penting dalam mendukung proses pemetaan potensi sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap basis data pajak daerah yang telah tersedia.

Sinergi antara pendataan, pengawasan, pemutakhiran data, dan tindak lanjut perpajakan diharapkan mampu menciptakan pengelolaan pajak daerah yang lebih efektif, sekaligus memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Terus Bergerak Menjemput Potensi Daerah

Kegiatan di Desa Ekas dan Desa Sekaroh merupakan bagian dari komitmen Bapenda Kabupaten Lombok Timur untuk terus bergerak mendekati sumber-sumber potensi penerimaan daerah.

Melalui pendataan yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan, Bapenda berupaya memastikan bahwa potensi pajak daerah dapat dipetakan secara lebih komprehensif, dikelola secara optimal, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendapatan daerah. Dengan basis data yang semakin baik, pengawasan yang semakin optimal, serta kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, Bapenda Lombok Timur optimistis ruang peningkatan penerimaan PAD dapat terus diperluas.

Bapenda Lombok Timur terus bergerak, menggali potensi, memperkuat pengawasan, dan mengoptimalkan pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan Kabupaten Lombok Timur.

#BapendaLotim #LotimSmart #P2DDLotim #PADLombokTimur #PajakDaerah #OptimalisasiPAD #PengawasanPajak #LombokTimur

Share This Article
Tidak ada komentar
Himbauan Download Aplikasi PBB Lombok Timur